Beton K 150

Beton K 150

Rp760,000.00Rp1,110,000.00

Anda yang memiliki profesi di bidang konstruksi dan pembangunan pasti sudah tidak asing lagi dengan beton. Material bangunan hasil campuran semen, air, kerikil dan agregat ini kerap digunakan dalam berbagai bentuk bangunan.

Dalam artikel ini akan diulas salah satu jenis material beton, yaitu Beton K 150. Jenis beton dengan mutu K 150 ini biasa digunakan untuk keperluan non struktural.

Clear
000

Beton jenis K 150 termasuk dalam golongan beton kelas I. Beton jenis ini biasanya digunakan sebagai dasaran bagi lantai bengkel, gudang, pabrik, pengerukan dan pengerjaan bangunan sejenis lainnya. Intinya, beton dengan daya tahan tekanan 150 kg per meter kubik ini umumnya menjadi dasaran lantai bangunan sebelum dilapisi beton jenis struktural.

Arti non sturktural pada beton jenis K 150 terkait dengan kegunaannya. Beton dengan sifat non struktural berarti tidak digunakan untuk pengecoran yang mengandung unsur struktural. Salah satu contoh unsur struktural adalah besi. Sehingga, dengan kata lain beton jenis K 150 tidak dapat digunakan untuk pengecoran konstruksi berat yang membutuhkan penulangan secara khusus.

Baca juga: Harga Pasir Rangkas

Catatan bagi Anda, beton jenis K 150 tersedia dalam dua macam yaitu Fly Ash dan non Fly Ash. Beton jenis K 100 dengan campuran Fly Ash memiliki daya tahan terhadap tekanan yang lebih baik di banding non Fly Ash. Dengan campuran Fly Ash campuran cor juga dapat menjadi lebih halus karenan semen yang digunakan lebih sedikit.

Komposisi Beton Jenis K 150

Berikut adalah salah satu komposisi yang digunakan dalam pembuatan material konkrit beton dengan jenis K 150 Fly Ash per 1 meter kubik, sesuai dengan SNI:

  1. Semen: 224 Kg
  2. Fly Ash: 56 Kg
  3. Split: 1040 Kg
  4. Abu Batu: 411 Kg
  5. Pasir: 414 Kg
  6. Air: 180 Liter
  7. Admixture: 0,07 Liter
  8. Density: 2325 Kg

Sedangkan, untuk komposisi beton K 150 non Fly Ash  adalah sebagai berikut:

  1. Semen: 280 Kg
  2. Fly Ash: 0
  3. Split: 1010 Kg
  4. Abu Batu: 204 Kg
  5. Pasir 1*: 267 Kg
  6. Pasir 2*: 420 Kg
  7. Air: 180 Liter
  8. Admixture: 0,08 Liter
  9. Density: 2362 Kg

Fungsi Penggunaan Beton Jenis K 150

Telah disinggung pada penjelasan sebelumnya bahwa beton jenis K 150 adalah jenis material bangunan dengan daya tahan yang tegolong rendah atas tekanan beban. Hal ini disebabkan karena tujuan pembuatannya yang bukan untuk konstruksi yang mengandung pembesian.  Sehingga, beton dengan jenis K 150 biasanya digunakan untuk pelapisan lantai dasar bangunan tanpa pembesian.

Namun karena sifatnya non struktural, konstruksi lantai atau jalan dengan beton jenis K 150 tidak mampu menahan beban dengan tekanan yang cukup berat. Beton jenis ini maksimal mampu menahan beban 150 kg. Daya tahan beban tersebut dimiliki setelah pengecoran melewati masa satu bulan.

Baca juga: Harga Ready Mix

Demikian penjelasan mengenai bahan material beton jenis K 150. Bagi Anda yang berencana atau sedang mengerjakan proses pembangunan, penggunaan beton jenis K 150 layak dipertimbangkan. Tentunnya penggunaan beton jenis K 150 tersebut harus mempertimbangkan kondisi  dan jenis konstruksinya.

Perlu Anda catat, walaupun tergolong beton kelas I, namun beton K 150 tetap dapat diandalkan untuk kebutuhan konstruksi Anda. Semoga informasi di dalam artikel ini bermanfaat dan dapat menambah pengetahuan Anda tentang dunia konstruksi.

Reviews(0)

There are no reviews yet.

Add a Review

Be the first to review “Beton K 150”

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.

Untuk melakukan pemesanan serta konsultasi, silakan chat di sini dengan aplikasi Whatsapp