Truk Mixer Pengangkut Beton Cor Atau Truk Molen

Truk Mixer Pengangkut Beton Cor Atau Truk Molen
18 September 2019 sunarya wayan
In Blog
Truk Mixer Pengangkut Beton Cor Atau Truk Molen

Berbicara mengenai alat seputar beton hampir dipastikan akan mengulas mengenai armada truk mixer sebagai pengangkut utama beton cor

Alat pengangkut atau disebut dengan truk molen ini menjadi pembahasan cukup menarik sebagai alat yang berkontrubusi besar dalam mengirimkan beton

Bila kita perhatikan penggunaan beton ditentukan oleh struktur mikronya. Sedangkan struktur mikronya ditentukan oleh komposisi, kondisi pengawetannya, dan juga oleh metode pencampuran dan kondisi pengaduk yang digunakan untuk memproses beton.

Prosedur pencampuran meliputi jenis alat pencampur, urutan pemasukan bahan ke dalam pencampur, dan energi pencampuran (durasi dan daya). Untuk mengontrol kemampuan kerja atau reologi beton segar, misalnya, penting untuk mengontrol bagaimana beton diproses selama pembuatan.

Dalam tinjauan umum ini, berbagai mixer yang tersedia secara komersial akan disajikan bersama dengan tinjauan metode pencampuran. Lebih lanjut, keuntungan dan kerugian dari berbagai mixer dan metode pencampuran dan penerapannya akan diperiksa.

Tinjauan metode pencampuran sehubungan dengan kualitas beton yang dihasilkan dan beberapa prosedur yang digunakan untuk menentukan efektivitas metode pencampuran juga akan diberikan.

Baca juga: Harga Sewa Pompa Beton

Untuk menentukan metode pencampuran yang paling cocok untuk aplikasi tertentu, faktor-faktor yang harus dipertimbangkan termasuk lokasi lokasi konstruksi (jarak dari pabrik batching), jumlah beton yang dibutuhkan, jadwal konstruksi (volume beton yang dibutuhkan per jam), dan biaya.

Namun, pertimbangan utamanya adalah kualitas beton yang dihasilkan. Kualitas ini ditentukan oleh kinerja beton dan oleh homogenitas material setelah pencampuran dan penempatan. Seharusnya ada metodologi untuk menentukan kualitas beton yang dihasilkan, tetapi hanya sedikit metode dan hanya satu upaya standardisasi yang ditemukan dalam literatur.

Baca juga: Harga Ready Mix

Metodologi untuk menentukan kualitas campuran beton sering disebut sebagai pengukuran efisiensi mixer. Parameter efisiensi pencampur dipengaruhi oleh urutan di mana berbagai unsur beton dimasukkan ke dalam pencampur, jenis pencampur, dan energi pencampuran (daya dan durasi) yang digunakan.

Truk Mixer (Truk Molen)

Ada dua kategori utama mixer: mixer batch dan mixer kontinu. Jenis mixer pertama menghasilkan beton satu batch pada satu waktu, sedangkan jenis kedua menghasilkan beton pada tingkat yang konstan. Jenis pertama perlu dikosongkan sepenuhnya setelah setiap siklus pencampuran, dibersihkan (jika mungkin), dan diisi ulang dengan bahan untuk batch beton berikutnya. Pada tipe kedua, konstituen secara kontinu dimasukkan pada satu ujung ketika beton segar keluar dari ujung lainnya. Berbagai desain masing-masing jenis mixer sekarang akan dibahas.

  1. Batch Mixer
    Dua jenis utama batch mixer dapat dibedakan berdasarkan orientasi sumbu rotasi: horisontal atau miring (drum mixer) atau vertikal (mixer pan). Mixer drum memiliki drum, dengan bilah tetap, berputar di sekitar porosnya, sedangkan mixer panci mungkin memiliki pisau atau panci yang berputar di sekitar sumbu.
  2. Mixer Drum
    Semua mixer drum memiliki wadah dengan penampang yang sama dengan yang ditunjukkan pada Gambar. 1. Pisau terpasang ke bagian dalam drum bergerak. Tujuan utama mereka adalah untuk mengangkat materi saat drum berputar. Di setiap rotasi, bahan yang diangkat jatuh kembali ke mixer di bagian bawah drum dan siklus dimulai lagi. Parameter yang dapat dikontrol adalah kecepatan rotasi drum dan, pada mixer tertentu, sudut kemiringan sumbu rotasi. Ada tiga jenis utama mixer drum: drum yang tidak miring;  membalikkan drum; drum miring.

Comments (0)

Leave a reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.

Untuk melakukan pemesanan serta konsultasi, silakan chat di sini dengan aplikasi Whatsapp